Jakarta, Wartapembaruan.co.id -- Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) menggelar kegiatan edukasi keuangan syariah dan gaya hidup sehat jelang bulan Ramadan 1446 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BSKDN pada Jumat, 28 Februari 2025.
Sekretaris BSKDN Noudy R.P. Tendean dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan memahami pengelolaan keuangan berbasis syariah sebagai bagian dari persiapan menghadapi Ramadan. Dia menambahkan, momentum Ramadan tidak hanya menjadi kesempatan untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga untuk menjaga kesehatan dan mengelola keuangan dengan lebih baik.
Dirinya berharap, kolaborasi antara pihaknya dengan BSI dapat memberikan manfaat bagi pegawai dalam memahami keuangan syariah serta membangun kebiasaan hidup sehat. "Semoga kegiatan ini memberikan kita semangat untuk terus menjaga kesehatan jasmani dan rohani kita, bukan hanya itu saya kira pemahaman terkait kesehatan finansial juga sangat penting sehingga perlu terus dipelajari," ungkapnya.
Kegiatan ini diawali dengan olahraga senam pagi bersama, diikuti dengan sarapan sehat. Selanjutnya, BSI memberikan edukasi tentang berbagai produk keuangan syariah, termasuk Tabungan Wadiah dan Tabungan Haji Indonesia, yang menawarkan manfaat seperti bebas biaya administrasi, fasilitas perencanaan umrah dan haji, serta program auto debit untuk kemudahan menabung. Selain itu, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai pembiayaan kendaraan, perumahan, cicilan emas, dan layanan investasi berbasis syariah lainnya.
Sebagai bagian dari kampanye hidup sehat selama Ramadan, BSI turut menghadirkan sesi promosi kesehatan bertajuk "Tips Hidup Sehat selama Bulan Ramadan", yang memberikan panduan bagi pegawai agar tetap bugar selama menjalani ibadah puasa. Tidak hanya itu, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang aktif mengikuti kegiatan.
Melalui kegiatan ini, BSKDN Kemendagri berharap agar pegawai dapat lebih memahami pentingnya literasi keuangan syariah serta menerapkan gaya hidup sehat, sehingga mampu menjalani Ramadan dengan lebih produktif dan berkualitas. "Saya harap Bapak/Ibu dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga manfaatnya dapat kita rasakan bersama," pungkas Noudy.