Home
Daerah
LMND Aceh: Gubernur Nova dan 100 Organisasi Penerima dana Hibah Mengangkangi kepentingan Rakyat Aceh
LMND Aceh: Gubernur Nova dan 100 Organisasi Penerima dana Hibah Mengangkangi kepentingan Rakyat Aceh
warta pembaruan
14 Januari 2021 | 2:39 PM WIB
Last Updated
2021-01-14T07:39:57Z
Banda Aceh, Wartapembaruan.co.id - Tepatnya Beberapa hari yang lalu beredar Keputusan Gubernur Aceh Nomor: 426/1675/2020 Tentang Penetap Penerima dan Besaran Dana Hibah Kepada Lembaga/Organisasi Swasta dalam rangka Penanganan Corona Virus Disease 19 Provinsi Aceh Tahun 2020. Terlihat ada 100 Organisasi yang mendapatkan anggaran tersebut, dan jumlah anggaran yang di kucurkan Pemerintah Aceh sekitar Rp. 9.597.000.000
Martha Beruh Ketua Eksekutif Wilayah Aceh Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi saat di mintai tanggapannya terkait Keputusan Gubenur Aceh ini, dirinya mengatakan Bahwa ini menunjukkan Gurbenur Aceh Nova dan 100 Organisasi Penerima Dana Hibah sudah mengkangkangi Kepentingan Rakyat Aceh.
Lanjutnya Martha, Melihat situasi Pandemi Corona yang mematikan umat manusian, tetapi juga menghimpit Ekonomi Rakyat Aceh Saat ini, dengan Anggaran sebegitu besar seharusnya sudah Bisa mengurangi beban Ekonomi rakyat Aceh di tengah keterpurukan Ini, namun Gubenur Aceh malah Membagikannya kepada Organisasi-Organisasi tertentu ini sebuah bukti Gubenur Aceh telah mengkangkangi Hak rakyat Aceh
Martha, selain sudah mengkangkangi hak Rakyat Aceh Kami menduga keputusan Gubenur Aceh Nova Iriansyah ini adalah Strategi Politiknya untuk Menghadapi Pilgub mendatang.
“ini bukti nyata bahwa saat ini Gubernur nova sedang menjalankan politik kepentingan dengan membentengi kekuasaan dan menjadikan 100 organisasi sebagai tameng besi terhadap kritik dimasa sisa jabatannya, kami juga menduga ini akan menjadi kekuatan Politiknya untuk menghadapi pertempuran Pilgub mendatang” Kata Martha
Dalam kesempatan ini kami juga ingin menyampaikan sikap Politik kerakyatan kami dan mendesak Gubenur Aceh untuk Merealisasikannya.
1. Pemerintah Aceh Harus menyiapkan Scenario pertahanan Ekonomi rakyat Aceh Pasca Covid-19 atau Corona ini, karena saat ini kerisis Ekonomi sudah menjadi Nyata Bagi Rakyat.
2. Kami menolak Vaksin secara Massal di Aceh.
3. Laksanakan Pasal 33 di Aceh dan Hapus Kapitalisasi Sumber Daya Alam di Aceh.
4. Wujudkan demokrasi ekonomi demi tercapai nya kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Aceh
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Trending Now
-
Jakarta, Wartapembaruan.co.id ~ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk membuka penyelidikan terhadap 20 proyek besar di PT PLN (P...
-
Tanjungpinang: Wartapembaruan.co.id -- Terkait Perobohan Hotel Purajaya Beach Batam, Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) me...
-
Jakarta, Wartapembaruan.co.id – Belasan ruko dan kedai di sepanjang Jalan Cakung, Jakarta Timur atau tepatnya sisi tol timur Pulo Gebang, d...
-
Jambi, Wartapembaruan.co.id - Ketua Umum KONI Provinsi Jambi Budi Setiawan memimpin langsung Rapat Koordinasi persiapan Rapat Kerja Provinsi...
-
Jakarta, Wartapembaruan.co.id -- BENNY Jozua Mamoto, pecinta burung hantu mendapat kesempatan untuk diuji sebagai calon Dewan Pengawas (De...